Lembata, Nusa Tenggara Timur – PT Sarana Bandar Indotrading (SBI), anak usaha PT PELNI (Persero), memperkuat kerja sama strategis dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
Pertemuan antara Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, dan Winda Rosetty, Direktur Operasi & Komersial PT Sarana Bandar Indotrading, yang digelar di Kantor Bupati Lembata, menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi berbasis kebutuhan daerah untuk mendukung pemerataan kesejahteraan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
🤝 Kolaborasi Strategis dan Rencana MoU
Dalam waktu dekat, akan ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar hukum kerja sama ini.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan Pemda dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, di mana pembahasan berfokus pada:
-
Distribusi logistik kebutuhan pokok,
-
Pemasaran produk lokal unggulan,
-
Pemanfaatan gudang milik Pemda sebagai pusat logistik terpadu.
Langkah ini diharapkan memperkuat peran SBI sebagai mitra BUMN yang mendukung pembangunan daerah melalui pendekatan efisiensi distribusi dan pemberdayaan ekonomi lokal.
🏭 Fokus Komoditas dan Dukungan Ekonomi Lokal
Kerja sama ini mencakup lima komoditas utama yang menjadi kebutuhan prioritas daerah, yaitu:
-
Pakan ternak
-
Beras
-
Gas LPG
-
Kertas
-
Air Minum Dalam Kemasan (AMDK)
Selain itu, SBI juga akan membantu memasarkan produk unggulan Lembata, seperti:
-
Ikan laut hasil tangkapan nelayan, dan
-
Jagung titi, produk khas daerah yang memiliki potensi ekspor.
Melalui jaringan logistik kapal PELNI, produk-produk tersebut akan mendapatkan akses distribusi yang lebih luas, menjangkau berbagai pasar di Indonesia.
🌍 Komitmen terhadap Keberlanjutan dan Sinergi BUMN-Daerah
Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyambut positif kerja sama ini dan menyatakan:
“SBI bukan hanya pemasok, tetapi mitra strategis dalam transformasi ekonomi Lembata. Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong antara daerah dan BUMN untuk mencapai kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat.”
Sementara itu, Winda Rosetty menegaskan bahwa SBI berkomitmen terhadap prinsip keberlanjutan sosial dan lingkungan (ESG).
Salah satu inisiatif yang sedang dijajaki adalah program pasok gas bersubsidi agar manfaat kerja sama dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam membangun model kolaborasi BUMN–Daerah yang berkelanjutan, dengan harapan dapat direplikasi di wilayah terpencil lainnya di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, PT Sarana Bandar Indotrading (Pelni Trading) mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mendukung pemerataan pembangunan nasional.