Lembata, Nusa Tenggara Timur – PT Sarana Bandar Indotrading (SBI) bersama Pemerintah Kabupaten Lembata resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Bupati Lembata. Kerja sama ini bertujuan memperkuat distribusi komoditas pokok, pengelolaan logistik terpadu, dan pemberdayaan produk unggulan daerah.
SBI diwakili oleh Bapak Figur Sahara Fahrul Ridho, Koordinator Terminal Point Lewoleba PT PELNI, Bapak Sanzewani Watimena, Kepala Cabang SBI Lewoleba, dan Bapak Zulhilmi Wicaksono, Kepala Cabang SBN. Dari pihak manajemen pusat, turut hadir secara virtual Direktur Utama Wasman RM dan Direktur Operasi & Komersial Winda Rosetty.
Kerja sama ini mencakup lima komoditas prioritas yaitu pakan ternak, beras, gas LPG, kertas, dan air minum dalam kemasan (AMDK). Selain itu, kerja sama ini juga memperkuat pemasaran produk lokal seperti ikan laut dan jagung titi melalui jaringan kapal PELNI. Pemda Lembata juga akan memanfaatkan gudang daerah sebagai pusat logistik terpadu yang dikelola bersama SBI.
Wasman RM menegaskan komitmen SBI untuk terus hadir sebagai mitra pembangunan daerah melalui efisiensi distribusi dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Melalui MoU ini, SBI memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun kemandirian ekonomi dan mendorong pemerataan pembangunan nasional, khususnya di wilayah 3T.